> Pengenalan Inlay RFID Dan Fungsinya

Berita

Pengenalan Inlay RFID Dan Fungsinya

2024-01-31 18:49:36

Identifikasi Frekuensi Radio (RFID) adalah metode identifikasi otomatis yang menyimpan dan mengambil data dari jarak jauh melalui tag RFID atau transponder. Itu sisipan RFID hanyalah sebuah tag pada media yang dapat ditekuk dan siap untuk dikonversi menjadi label cerdas. RFID, umumnya Identifikasi Frekuensi Radio, adalah teknologi inovatif yang terkenal dari hari ke hari untuk identifikasi produk dan penyimpanan data di mana teknologi barcode gagal berfungsi. Jika dijelaskan secara teknis maka inlay RFID hanyalah sebuah tag pada substrat fleksibel yang siap untuk diubah menjadi label pintar. Label ini dapat memperluas pengoperasian dasar RFID dengan menggabungkannya dengan teknologi barcode.

Inlay RFID terdiri dari sirkuit terpadu dan antena dipol yang dipasang dengan bantuan tali. Inlay kering RFID biasanya dilekatkan pada bahan pendukung substrat yang disebut web. Antena yang digunakan pada inlay untuk dipasang dengan IC dapat terbuat dari perak, aluminium dan tembaga. tatahan basah RFID adalah jenis yang memiliki lapisan perekat dengan permukaan atas bersih atau berwarna. Jenis permukaan yang biasa digunakan untuk membuat label RFID adalah dari bahan PVC atau PET. Tatahan ditempatkan di bagian belakang label jauh dari sisi perekat untuk membuat label terus menerus menempel.

Penempatan tatahan basah pada setiap label sangat spesifik mengingat setiap printer RFID. Hal ini juga dilakukan untuk meminimalkan risiko kerusakan inlay RFID saat mencetak. Saat ini implementasi RFID hadir dengan keunggulan kualitas kinerja dan faktor biaya yang cukup rendah. Seorang programmer RFID mengkodekan informasi ke dalam microchip kecil di dalam tag RFID tipis yang terlihat seperti label karton normal yang peka terhadap tekanan. Pembaca RFID yang bekerja pada protokol yang sama dengan tag didistribusikan pada titik-titik penting di seluruh rantai pasokan. Pembaca meneruskan kode ke komputer host saat karton melewati portal RFID atau bergerak di sepanjang konveyor di mana pun dalam rantai pasokan.

Pembaca ini mengaktifkan tag tersebut, menyebabkannya menyiarkan gelombang radio frekuensi tinggi dalam bandwidth yang disediakan untuk penggunaan RFID oleh masing-masing pemerintah. ACM Integritas label atau tag RFID dipertahankan karena berada di bawah label sebenarnya, dimasukkan ke dalam kemasan atau dibungkus dalam bahan yang tahan lama. Setiap label atau tag RFID dapat dibaca bahkan ketika beberapa produk yang diberi tag disegel di dalam karton (misalnya). Label dan Tag RFID sering kali tidak peka terhadap orientasi, artinya item yang diberi tag tidak hanya harus terlihat agar dapat dibaca, namun juga dapat dalam orientasi apa pun. Tag RFID yang beroperasi pada pita 902 hingga 928 MHz disebut sebagai tag frekuensi ultra tinggi (UHF).

Label dan tag RFID memberikan ID unik untuk setiap produk dan dapat dikaitkan dengan informasi individual seperti lokasi produksi; tanggal pengiriman, nomor lot, dll. Jika ini adalah proyek RFID pertama Anda, penting untuk bekerja sama dengan Integrator Sistem RFID yang berpengalaman untuk membantu menyusun kerangka kerja proyek dan menawarkan panduan tentang jenis solusi yang harus dipertimbangkan. Frekuensi operasional UHF RFID yang direkomendasikan ETSI untuk Eropa adalah antara 865-868 MHz.