Tag Tekstil RFID UHF Untuk Pelacakan Linen Hotel
Tag tekstil RFID cocok untuk laundry, aplikasi pencucian industri linen. Dapat menahan penyetrikaan suhu tinggi 180℃ dan pencucian industri bersepeda 200 kali. Kinerjanya stabil dan dapat diandalkan.
1. Kurangi penyortiran linen secara manual
Rumah sakit, hotel, pabrik linen, atau perusahaan mana pun yang menangani beberapa jenis tekstil semuanya perlu menyortir linen untuk dibersihkan. Proses penyortiran biasanya memerlukan 2-8 orang untuk menyortir linen ke dalam saluran yang berbeda, dan penyortiran semua linen dapat memakan waktu berjam-jam. Dengan sistem manajemen linen RFID, label tekstil RFID dijahit ke setiap helai linen. Ketika tag tekstil RFID melewati jalur perakitan, pembaca RFID mengirimkan sinyal pertanyaan dan membaca tag tersebut. Setelah semua tag terbaca, sistem akan mengkonfirmasi jenis linen apa yang sedang dibaca dan mengirimkan linen tersebut ke tempat atau mesin yang sesuai. Hasil pengolahan sistem akan ditampilkan di layar, sehingga Anda dapat segera mengirimkan linen Anda ke tempat selanjutnya
Perusahaan sekarang menggunakan tag tekstil RFID untuk menghilangkan penyortiran linen secara manual dan secara signifikan mengurangi pengeluaran tenaga kerja untuk penyortiran linen. Dari pada mengandalkan mata manusia untuk membedakan bar code atau linen, kini hanya perlu menugaskan 1-2 orang untuk mengirimkan linen ke prosedur selanjutnya secara metodis.
![]()
2. Berikan catatan kuantitas pembersihan yang akurat
Jumlah siklus pembersihan per helai linen merupakan data penting, sistem analisis siklus pembersihan dapat secara efektif membantu memprediksi tanggal akhir masa pakai setiap helai linen. Kebanyakan linen hanya mampu bertahan dalam beberapa kali siklus pembersihan dengan intensitas tinggi, dan linen mulai retak atau rusak setelah beberapa kali pencucian. Sangat sulit untuk memprediksi tanggal akhir masa pakai setiap linen tanpa jumlah catatan pembersihan. Hal ini juga menyulitkan pihak hotel untuk membuat rencana berlangganan penggantian linen lama.
Saat linen keluar dari mesin cuci, pembaca RFID akan mendeteksi tag RFID yang dijahit ke dalam linen. Kemudian, jumlah siklus pembersihan linen akan diunggah ke database sistem. Ketika sistem mendeteksi bahwa suatu linen mendekati tanggal akhir masa pakainya, sistem akan meminta pengguna untuk memesan ulang linen tersebut. Program ini memastikan bahwa perusahaan memiliki persediaan linen yang diperlukan, sehingga sangat mengurangi waktu pengisian ulang karena kehilangan atau kerusakan linen.
3. Menyediakan manajemen inventaris visual yang cepat dan mudah
Kurangnya manajemen inventaris visual dapat menyulitkan perusahaan untuk membuat rencana tanggap darurat yang akurat, mencapai operasi yang efisien, atau mencegah kehilangan dan pencurian linen. Jika sepotong linen dicuri dan perusahaan tidak melaksanakan audit inventaris harian, perusahaan mungkin menghadapi potensi penundaan dalam operasional sehari-hari karena pengelolaan inventaris yang tidak akurat.
Label tekstil UHF RFID yang dijahit ke setiap lembar linen membantu perusahaan mengelola inventaris harian dengan lebih cepat dan efisien. Pembaca RFID yang ditempatkan di setiap gudang akan melakukan pemantauan inventaris secara berkelanjutan untuk membantu menentukan di mana linen hilang atau dicuri. Pembacaan kuantitas inventaris oleh RFID juga dapat membantu perusahaan yang menggunakan layanan pembersihan outsourcing. Bacalah jumlah stok sebelum mengirim kain untuk dicuci, dan baca kembali jumlah tersebut setelah kain dikirim kembali untuk memastikan tidak ada linen yang hilang pada proses pencucian akhir.
4. Mengurangi kehilangan dan pencurian
Saat ini, sebagian besar perusahaan di seluruh dunia masih menggunakan metode manajemen inventaris yang sederhana dan bergantung pada manusia untuk mencoba menghitung jumlah linen yang hilang atau dicuri. Sayangnya, banyak kesalahan yang dilakukan oleh tenaga kerja saat menghitung ratusan helai linen. Ketika statistik sudah selesai, langkah selanjutnya adalah mencoba mencari tahu kerentanan dalam sistem. Biasanya, ketika sepotong kain dicuri, hampir mustahil bagi perusahaan untuk menemukan pencurinya, dan bahkan lebih kecil kemungkinannya untuk mendapatkan kompensasi atau pengembalian.
Nomor seri EPC yang unik pada tag tekstil RFID memungkinkan perusahaan mengidentifikasi linen mana yang hilang atau dicuri, dan mengetahui lokasi akhirnya. Jika sepotong linen diambil dari sebuah kamar di hotel atau rumah sakit, tamu di kamar tersebut dapat dikenakan biaya untuk memastikan bahwa bisnis tersebut tidak mengalami kerugian.
5. Memberikan informasi pelanggan yang bermakna
Perusahaan yang menyewakan linen memiliki cara unik untuk mempelajari perilaku pengguna melalui tag RFID pada linen sewaan untuk memahami pelanggan. Label tekstil RFID yang dijahit ke dalam kain membantu mencatat informasi pelanggan seperti riwayat penyewa, tanggal sewa, durasi sewa, dll. Menyimpan catatan ini membantu perusahaan memahami popularitas produk, riwayat produk, dan preferensi pelanggan.
6. Mencapai manajemen sistem check-in dan check-out yang tepat
Proses penyewaan linen seringkali sangat rumit, kecuali jika perusahaan dapat menetapkan konsep sederhana untuk menyimpan informasi seperti tanggal sewa, tanggal kadaluarsa, informasi pelanggan dan sebagainya. Dan sistem RFID menyediakan database pelanggan, tidak hanya dapat menyimpan informasi penting, tetapi juga dapat mengingatkan perusahaan secara tepat waktu tentang tanggal kedaluwarsa sepotong linen yang semakin dekat dan hal-hal kecil lainnya. Fitur ini memungkinkan perusahaan untuk berkomunikasi dengan pelanggan tentang perkiraan tanggal pengembalian dan memberikannya kepada pelanggan. Ini secara efektif meningkatkan hubungan pelanggan. Hal ini juga mengurangi perselisihan yang tidak perlu dan meningkatkan pendapatan sewa linen.


