Tag RFID Aktif Adalah Salah Satu Dari Tiga Tag RFID
![]()
Pada tahun 1999 Shenzhen ACM Perusahaan tag RFID didirikan, sebuah perusahaan teknologi tinggi yang bergerak dalam penelitian serta produksi dan pemasaran proyek sistem, peralatan aplikasi, dan produk akhir. Mifare Ultralight ada di mana-mana dan oleh karena itu merupakan pilihan frekuensi tinggi yang baik dalam hal ketersediaan berbagai pembaca dan tag. Teknologi yang disebut RFID tanpa chip memungkinkan identifikasi tag secara terpisah tanpa sirkuit terpadu, sehingga memungkinkan tag dicetak langsung ke aset dengan biaya lebih rendah dibandingkan tag tradisional. Mario Cardullo pada tahun 1973 adalah nenek moyang pertama RFID modern; transponder radio pasif dengan memori. Chip RFID yang dapat ditanamkan yang dirancang untuk penandaan hewan kini digunakan pada manusia.
Tag RFID hadir dalam tiga jenis umum: tag RFID pasif, tag RFID aktif, atau tag RFID semi-pasif. Tag pasif tidak memerlukan sumber daya internal, sehingga merupakan perangkat pasif murni (hanya aktif bila ada pembaca di dekatnya untuk memberi daya), sedangkan tag semi-pasif dan aktif memerlukan sumber daya, biasanya baterai kecil. Untuk berkomunikasi, tag merespons pertanyaan yang menghasilkan sinyal yang tidak boleh mengganggu pembaca, karena sinyal yang datang bisa sangat lemah dan harus dipisahkan.
Respons dari tag RFID pasif tidak selalu hanya berupa nomor ID; chip tag dapat berisi EEPROM yang non-volatil dan mungkin dapat ditulis untuk menyimpan data. Tag pasif memiliki jarak baca praktis mulai dari sekitar 10 cm (ISO 14443) hingga beberapa meter (Kode Produk Elektronik nd ISO 18000-6), tergantung pada frekuensi radio yang dipilih dan desain/ukuran antena.
Kurangnya catu daya onboard berarti perangkat ini berukuran sangat kecil: ada produk komersial yang dapat ditempelkan pada stiker, atau di bawah kulit jika frekuensinya rendah. tag RFID. Banyak tag aktif saat ini memiliki jangkauan praktis ratusan meter, dan masa pakai baterai hingga 10 tahun. Sensor lain yang digabungkan dengan RFID aktif meliputi kelembapan, guncangan/getaran, cahaya, radiasi, suhu, dan atmosfer seperti etilen.
Beberapa tag RFID aktif mencakup sensor seperti pencatatan suhu yang telah digunakan untuk memantau suhu barang yang mudah rusak seperti produk segar atau produk farmasi tertentu. Tag aktif biasanya memiliki jangkauan yang lebih jauh (kira-kira 500m/1500 kaki) dan memori yang lebih besar dibandingkan tag pasif, serta kemampuan untuk menyimpan informasi tambahan yang dikirim oleh transceiver.


