Perbedaan antara Barcode dan RFID
![]()
tag RFID BUKAN merupakan “kode batang yang ditingkatkan” seperti yang ingin Anda percayai oleh para pendukung teknologi. Teknologi RFID berbeda dari barcode dan RFID dalam tiga hal penting:
1.Dengan teknologi barcode saat ini, setiap kaleng Coke memiliki nomor UPC atau bar code yang sama dengan kaleng lainnya (sekaleng Coke di Toronto memiliki nomor yang sama dengan sekaleng Coke di Topeka). Dengan RFID, setiap kaleng Coke akan memiliki nomor ID unik yang dapat ditautkan ke orang yang membelinya ketika mereka memindai kartu kredit atau kartu yang sering berbelanja (yaitu, “sistem registrasi barang”).
2. Berbeda dengan kode batang, chip ini dapat dibaca dari jarak jauh, langsung melalui pakaian, dompet, ransel, atau dompet Anda – tanpa sepengetahuan atau persetujuan Anda – oleh siapa pun yang memiliki perangkat pembaca yang tepat. Di satu sisi, hal ini memberikan kekuatan penglihatan x-ray kepada orang asing untuk memata-matai Anda, untuk mengidentifikasi Anda dan barang-barang yang Anda kenakan dan bawa.
3. Berbeda dengan barcode, Perbedaan antara Barcode dan RFID, RFID bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Pendukung RFID membayangkan sebuah dunia di mana perangkat pembaca RFID ada dimana-mana – di toko, di lantai, di ambang pintu, di pesawat terbang – bahkan di lemari es dan lemari obat di rumah kita sendiri. Di dunia seperti ini, kita dan anak-anak kita akan terus menerus dibombardir dengan energi elektromagnetik. Para peneliti tidak mengetahui dampak kesehatan jangka panjang dari paparan kronis terhadap energi yang dipancarkan perangkat pembaca ini.
Banyak perusahaan besar, termasuk Philip Morris, Procter and Gamble, dan Wal-Mart, telah mulai bereksperimen dengan teknologi chip mata-mata RFID.
Sebagai konsumen, kami tidak tahu paket mana yang berisi chip ini. Meskipun beberapa chip terlihat di dalam suatu paket, chip RFID dapat disembunyikan dengan baik. Misalnya, bahan-bahan tersebut dapat dijahit ke dalam jahitan pakaian, diapit di antara lapisan karton, dicetak menjadi plastik atau karet, dan diintegrasikan ke dalam desain kemasan konsumen.


